Transformasi Strategi Genting Malaysia Setelah Empire Resorts Bebas Utang
Genting Malaysia Bhd, salah satu pemimpin dalam sektor pariwisata dan perhotelan, baru-baru ini memutuskan untuk menghentikan rencana investasi tambahan di Empire Resorts Inc. Keputusan ini diambil setelah Empire Resorts sukses memenuhi seluruh tanggungan utangnya, yang berjumlah US$300 juta. Utang ini alokasinya untuk restrukturisasi keuangan. Dalam pemberitaan resmi ke Bursa Malaysia, terungkap bahwa Empire Resorts telah melunasi obligasi senior bunga 7,75% yang awalnya jatuh tempo pada 1 November 2026. Pelunasan utang pada 2 Juli tersebut merupakan salah satu langkah strategis Genting Malaysia untuk memperkuat portofolionya di pasar Amerika Serikat.
Empire Resorts, berlokasi di New York, mengelola sejumlah bisnis utama seperti Resorts World Catskills, Resorts World Hudson Valley, serta layanan taruhan digital Resorts World Bet. Dengan terselesaikannya utang ini, Genting memiliki peluang untuk merelokasi sumber dayanya tanpa perlu menjual properti non-gaming Empire Resorts di Resorts World Catskills, yang sebelumnya dipertimbangkan untuk dijual dengan nilai US$525 juta.
Orientasi Baru di Pasar New York
Empire Resorts memegang peran signifikan dalam ekspansi Genting Malaysia di tanah Amerika. Setelah menguasai Empire Resorts sepenuhnya pada Juni 2025, Genting memperkuat kehadirannya di pasar AS. Penghentian investasi baru ini mencerminkan penyesuaian strategi, yang memungkinkan Genting memusatkan perhatian pada operasional yang ada dan investasi baru di wilayah New York.
Lisensi Terbaru untuk Kasino
Bersama dengan Genting New York LLC, Genting Malaysia telah mendapatkan lisensi kasino terbaru untuk kawasan selatan New York pada Desember lalu. Langkah ini merupakan bagian dari rencana investasi senilai US$5,5 miliar hingga tahun 2030. Dengan lisensi baru ini, Genting berambisi memperluas cakupan mereka di pasar kasino yang semakin bersaing.
Dari laporan keuangan terkini, Genting Malaysia mencatat kerugian bersih sebesar MYR25,2 juta (sekitar US$6,2 juta) pada kuartal pertama 2026, kontras dengan laba bersih MYR51,9 juta pada periode sama tahun sebelumnya. Kerugian ini terjadi meskipun pendapatan grup meningkat 10,5% menjadi MYR2,87 miliar, menunjukkan tantangan dalam mencapai profitabilitas meski ada peningkatan pendapatan.
Penghentian rencana modal baru oleh Genting Malaysia mencerminkan penyesuaian strategi mereka dalam mengelola aset di AS. Fokus pada pelunasan utang dan pengembangan proyek baru di New York, Genting Malaysia berusaha untuk memperkuat posisinya dalam industri kasino AS. Selain itu, mereka juga harus mempertimbangkan tantangan regulasi perjudian yang dapat mempengaruhi strategi bisnis di pasar internasional. Diharapkan langkah ini memberikan fleksibilitas keuangan lebih dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.